apakah aku yang bersalah

Apakah aku yang bersalah???

Aku hanyalah seorang anak yang terlahir dari hubungan diluar pernikahan. Walaupun akhirnya aku terlanjur dilahirkan mempunyai ke dua orang tua kendung. Namun perjalanan hidup yang aku alami tidak berjalan bahagia seperti apa yang tentu sangatvkami inginkan.

Saat itu usia ku masih sangat kecil kami sekeluarga pindah dari Jakarta (rumah kontrakkan kami) ke bekasi untuk tinggal disebuah rumah kontrakkan baru,aku bersekolah di taman kanak- kanak saat itu. Tapi diusia ku yang sekecil itu aku selalu dipertontonkan kekerasan didalam rumah. Ya… ke dua orang tua ku selalu bertengkar tanpa merasa risih dihadapan aku buah hatinya. Mereka bertengkar seperti binatang yang tidak punya malu. Saat aku menjerit dan menangis terus – terusan seorang wanita pun datang memeluk ku. Wanita itu tidak lain adalah LUTPHI ibu dari anak yang bernama SYIFA setelah kedatangnya ditengah pertengkaran ke dua orang tua ku. Mereka berdua terdiam dan saling meredam emosi sendiri – sendiri. Waktu itu aku berpikiran dia adalah malaikat penolong ku.

Dan ayah ibu ku akhirnya menganggap dia sebagai keluarga. Kami sering sekali bertamasya bersama. Dan kemudian ibu ku hamil dan aku sangat senag karena akan mempunyai seorang adik. Singkat cerita saat ibu ku hamil dan tidak bisa menuruti keinginan ku bertamasya. Tiba – tiba ayah ku mengajak mama Syifa ikut menemani aku waktu itu aku senang sekali karena keinginanku tercapai. Dan akhirnya aku, ayah, mama syifa dan Syifa (anak LUTPHI) berangkat bertamasya ke Taman Impian Jaya Ancol. Disana aku merasa terasingkan mereka bertiga (ayah, mama Syifa dan anak nya) merasa seperti ayah ku adalah ayahnya dan akhirnya akupun bermain sendiri. Setelah bosan akhirnya aku meminta pulang kerumah. Dan ayah menurutiku. Sesampainya dirumah ternyata ibu ku sedang sakit. Tapi ayah ku tidak menghiraukannya.

Singkat cerita akhirnya adik ku lahir pada tanggal 22 November 1996. keluarga kami dari SOLO datang untuk menjenguk adik ku sampai 40 harian baruralah mereka kembali lagi ke Solo.

Setelah itu entah hari apa??? Saya dan Syifa bertengkar dan saya berteriak kepada ibu saya bahwa mama Syifa bukan orang baik. Tetapi tidak sedikpun aku mendapat pembelaan yang aku dapatkan hanyalah caci maki ibu ku yang selalu mengatakakan bahwa dia adalah SAUDARA kita hal ini juga sering disampaikan oleh ayah saya.

Sejak mitu Mama Syifa terus ada dan mulai lebih intim dengan keluarga saya.ayah,ibu, dan adikk saya sering kali menginap dirumah mama Syifa. Begitupun sebaliknya. Sampai akhirnya kami sekeluarga memutuskan untuk pindah rumah. Tapi wanita itu selalu ada dimanapun kami berada.

Waktu itu ibu ku pulang ke Solo untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit keras. Aku pun merengek ingin ikut dengannya tetapi tidak diijinkan. Dan akhirnya aku yang meminta mama Syifa untuk datang menemani aku dirumah. Aku,ayah,mama Syifa, Syifa dan ilham anak ke duanya menginap diramah ku. Meniduri KAMAR KAMI ya kamar aku Ayah dan Ibu ku. Sebenarnya aku masih sangat kecil untuk dibohongi tapi aku tau pada waktu itu akan terjadi hal buruk yang menimpa keluarga ku. Tapi aku hanya bisa merasakan rasa sakit hati yang sangat dalam walaupun aku masig sangat kecil.

Setiap kali tetangga rumah ku bertanya. Siapa sih mama Syifa itu?
Aku bingung untuk menjawabnya dan aku mengadukan hal ini kepada ayahku jawabannya adalah Dia istri bapak dan ILHAM adalah adik kamu. Saat itu aku masih sangat kecil untuk dihasud dengan ucapan seperti itu saat itu aku kelas dua SD. Rumah berubah menjadi neraka lagi ayah ibu ku bertengkar lagi. Ibu ku merasakan keganjilan pada hubungan yang kami jalani. Tapi ayah ku semakin marah ketika ibu ku meminta penjelasan siapakah dia dalam hidup keluarga kami?

Semakin lama masalah ini terus mengacau pikiran ku hingga akhirnya aku dewasa sebelum waktunya. Mengapa aku dapat mengatakan seperti itu. Ketika aku mulai menginjak kelas 1 smp aku bertemu dengan berbagai macam karakter teman sampai akhirnya aku bertemu dengan panca dari dia aku belajar banyak hal. Aku sempat mempunyai seorang teman yang ibunya sangat baik kepada ku. Aku biasa menyebutnya dengan Umi ,Ternyata aku melihat kenyataan terburuk dalam hidupku. Ya keluarga salah satu teman ku ternyata lebih buruk dari keluarga ku. Umi adalah istri pertama yang merangkap sebagai pencari nafkah untuk menghidupi teman ku, abah, dan ke tiga istri abah yang lain. Sungguh hati ku bagai teriris melihat semua ini. Disitu aku belajar kesabaran yang sangat berguna untuk pelajarannya awal yang menghantarkan aku kemasalah selanjutnya. Umi adalah pengganti peran ibu sebagai orang kandung ku.dia yang selalu mendampingngi aku disaat aku sedang labil karena masalah – masalah yang aku hadapi.

Singkat cerita akhirnya aku lulus dari smp pada saat aku kelas 1 sma masalah – masalah dirumah ku tidak kunjung membaik tapi malah bertambah rumit.saat itulah aku memberanikan diri untuk mencampuri urusan ayah ibu ku. Aku berpikir aku tidak bisa masa bodo dalam masalah ini karena ini juga menyangkut masa depan ku. Aku mencoba berbicara kepada ayah ku. Akhirnya ayah ku memutuskan berbicara dirumah salah satu temannya. Disana aku menangis dan bertanya akan status Ilham dan mama Syifa. Dan ayah ku hanya memberikan pernyataan yang tidak dapat aku terima. Dia berkata ” nanti setelah kamu berumah tangga saya akan membuka tabir saya kepada kamu, karena saya yakin kamu belum bisa menerima kenyataan sekarang dan ini semua demi masa depan kamu”. Dan pesan yang dia sampaikan kepada ku hanyalah ” saya mohon maaf sebagai orang tua kepada kamu dan saya minta agar kamu dapat bijaksana menilai masalah ini” saat itu ayah ku memberi ku uang LIMA RATUS RIBU RUPIAH dan menyuruh ku untuk pergi bermain. Saat itu keadaan rumah hening seperti tidak berpenghuni dan semua membisu. Aku sesunguhnya jenuh dengan keadaan ini tapi aku selalu berdoa agar semuanya berakhir indah tanpa ada yang tersakiti. Waktun terus berjalan aku pun Lulus SMA aku mencoba mendaftarkan diri sebagai POLWAN aku didik keras oleh ayah ku dan dapat perhatian yang luar biasa dari ayah. Tapi saat aku gagal ayah putus asa dan membiarkan aku memilih jalan ku sendiri. Aku pun sibuk untuk mencari universitas karena aku memutuskan untuk kuiliah padahal aku di terima di salah satu perguruan negeri ternama di jogja. Tapi ayah melarangku untuk kuliah disana. Akhirnya aku berkuliah di bekasi ya.. tidak terlalu jauh jaraknya dari rumah ku tapi terlalu dekat dengan jarak untuk ke rumah mama Syifa wanita penghancur keluargaku. Setiap kali dirumah selalu ada keributan sampai akhirnya ada dari salah satu teman ayah ku membantu aku dan ibuku kebenaran pun terungkap. Aku disarankan mencari kiyai untuk mencari syareat demi kebaikan dan akhirnya aku menemukannya. Saat itu kami dalah orang awam tentang hal – hal seperti itu. Tapi setelah ada barang bukti yang kami dapatkan, kiyai itu pun menanyakan keinginan kami. Kami aku dan ibu ku hanya meminta agar wanita laknat itu di bukakan mata hatinya agar dia sadar atas perbuatannya. Setelah itu pum tidak ada keributan dirumah kami aku merasa semuanya suadah berakhir. Tetapi salah satu dari teman adikku memperingatkan aku dan ibuku. Bahwa wanita itu tidak akan berhenti mengejar keinginannya untuk merusak keluarga ku. Sampai akhirnya banyak kejadian aneh dirumah kami.

Ketika itu hari kamis siang tepatnya jam satu siang ibuku dan adkku menemukan darah segar dihalam rumah ku, lalu ibukku menyiram minyak tanah ke atas darah itu dan memberikan daun kelor di atasnya, tapi hal yang tak di sangka terjadi darah itu mendidih dan berubah warna menjadi hitam, sorenya saat adzan ashar berkumandang darah itu menghilang dengan sendirinya. Sungguh hal yang aneh tapi sangat membekas dalam hatiku.

Dua minggu kemudian tepatnya tanggal 11 februari 2010 entah hal apa yang mendorongkan untuk pergi kerumah wanita itu, tapi ternyata tuhan menunjukkan suatu kebenaran kepada diriku ayah ku berada di rumah wanita itu. Kemudian aku pun menelepon ayahku dan menanyakan keberadaannya dan dia menjawab dia sedang berada di tol kuningan padahal aku sudah membuktikannyabahwa dia sedang berada di rumah wanita jalang itu.

3 bulan kemudian tanggal 5 april 2010 aku mendapatkan berita dari ibuku bahwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: